Sabtu, 15 Desember 2012

KHULAFAURROSYIDIN


KHULAFAURROSYIDIN

A.       PENGERTIAN KHULAFAURROSYIDIN
Khulafaurroyidin adalah para pemimpin pengganti Rosulullah S.A.W. dalam mengatur kehidupan manusia yang adil dan bijaksana, cerdik, selalu melaksanakan tugas dengan benar dan selalu mendapat petunjuk dari Allah S.W.T. Tugas Khulafaurrosyidin adalah menggantikan kepemimpinan Rosululoh dalam mengatur kehidupan kaum muslimin, yaitu sebagai:
1.        Kepala Negara
Khulafaurrosyidin mengatur kehidupan rakyatnya agar tercipta kehidupan yang damai, adil, makmur, aman, dan sentosa.
2.        Pemimpin agama
Khulafaurrosyidin mengatur hal-hal yang berkaitan dengan masalah keagamaan, apabila terdapat perselisihan atau masalah dalam umat Islam mereka mengadakan musyawarah.
Jadi, Khulafaurrosyidin menggantikan Rosululloh hanya sebagai kepala negara dan pemimpin agama, bukan menggantikan Rosul sebagai Nabi, karena pada dasarnya Nabi terakhir adalah Nabi Muhammad S.A.W.
             Para Khulafaurrosyidin tersebut ialah:
1.
Abu Bakar As Shidiq
632 M-634 M
2 tahun 3 bulan 11 hari
2.
Umar Bin Khotob
634 M-644 M
10 tahun 6 bulan 4 hari
3.
Usman Bin Affan
644 M-656 M
12 tahun
4.
Ali Bin Abi Thalib
656 M-661 M
5 tahun

B.       ABU BAKAR AS SHIDDIQ
Abu Bakar adalah putra Usman,silsilah dengan Rosulullah pada K’ab Bin Luai. Ibunya bernama Salma Ummul Khoir,anak  dari paman Abu Qihafa. Abu Bakar lahir pada 568 M. Nama sebelum masuk Islam Abdul Ka’bah dan sesudah masuk Islam Abdullah. Gelarnya Abu Bakar As Shidiq. Abu artinya Bapak, dan Bakar artinya segera, beliau masuk Islam dengan segera, mendahului yang lain. Sedangkan As Siddiq : yang amat membenarkan. Beliau sangat membenarkan berbagai pengalaman dan ajaran yang dibawa Nabi Muhammad S.A.W.
Abu Bakar terkenal sebagai orang yang berakhlak mulia, jujur, cerdas, cakap, kuat kemauan, pemberani, rendah hati, pemaaf, dan dermawan.
1.        Proses Pengangkatan sebagai Kholifah
Rosulullah meninggal pada 632 M. Wafatnya Rosulullah menghadirkan masyarakat Islam pada situasi krisis kepemimpinan. Para sahabat terpencar-pencar:
·          Kalangan Muhajirin yaitu Ali Bin Abi Tholib, Zubair Bin Awwam dan Tolhah Bin Ubaidillah berkumpul di rumah Siti Fatimah.
·          Kalangan Muhajirin selain  tokoh diatas, bergabung dengan Abu Bakar.
·          Kalangan Anshor bergabung dengan Sa’ad Bin Ubadah di pertemuan Saqifa Bani Sa’idah.
Di Saqifa Bani Sa’idah, kalangan Anshor sepakat untuk mengangkat Sa’ad Bin Ubadah menjadi pemimpin umat Islam. Tetapi dari suku Aus tidak memberi dukungan. Abu Bakar dan Umar Bin Khottob pun datang ke Saqifa, kemudian berpidato dihadapan sahabat Anshor (musyawarah) memberi tawaran pembagian wewenang (power sharing) agar umat Islam tidak terpecah. Abu Bakar menawarkan Umar bin Khottob dan Abu Ubaidah karena keduanya dari kalangan Muhajirin, namun keduanyaa menolak dan berkata :” Enkau (Abu Bakar) adalah muhajirin paling utama, engkau yang menemani Rosulullah di Gua tsur, dan memggantikan Rosulullah menjadi Imam sholat ketika Rosululloh berhalangan.” Abu Bakar pun dianggkat sebagai Khalifah pertama.
2.        Kepemimpinan dan Kebijakan
a.        memerangi 3 golongan yang mengacaukan Islam
·          Golongan orang-orang murtad
Mereka belum memahami Islam secara mendalam. Baru taraf pengakuan atau masuk Islam karena terpaksa.
·          Golongan yang tidak membayar zakat
kebanyakan dari kabilah di Madinah, seperti Bani Qothfah dan Bani Basrah. Menganggap membayar zakat hanya kepada Rosululloh, setelah Beliau wafat tidak ada lagi kewajiban.
·          Golongan orang-orang yang mengaku Nabi
1.        Musailamah Al Khadzab dari Bani Hanifah
2.        Thulaikha Bin Khuailid dari BANI As’ad
3.        Sa’ah Tamimiyah dari Bani Tamim
4.        Aswad Al Ansi dari Yaman
Kurang lebih 1 tahun Abu Bakar baru dapat menundukkan semua golongan yang mengacaukan Islam tersebut. Dan seluruh Jazirah Arab pun aman dan bersatu kembali.
b.        pengumpulan mushaf Al-Qur’an
·          kurang lebih 1.200 tentara Islam gugur syahid termasuk sahabat yang hafal AL-Qur’an dalam perang Yamamah (perang menumpas orang-orang murtad) sehingga hal itu dikhawatirkan Umar Bin khottob,
·          Umar mengusulkan pada Abu Bakar untuk mengumpulkan Al-Qur’an agar tidak hilang dan tetap lestari.
·          lembaran-lembaran tulisan Al-Qur’an dikumpulkan dan disimpan dirumah Abu Bakar hingga meninggal. Kemudian disimpan Umar hingga meninggal. Lalu disimpan di di rumah Khafsah Bin Umar. Setelah dikumulkan, disalin oleh Zaid bin Tsabit diatas kulit hewan yang sudah disamak.
c.        perluasan wilayah
§    Irak (tahun ke-12 setelah Hijroh)
Pasukan yang dipimpin oleh Khalid Bin Walid, dipimpin oleh Al Mulk Sanna Bin Haritsah Qo’wk Bin Amr saat Irak dijajah kerajaan Persia. Kholid mengirim surat kepada Hormuz (panglima perang Persia) agar masuk Islam, namun ditolak. Kemudian perang dan Islam pun menang. Daeranh yang dikuasai : Mazar, Walajah. Allis, Hirrah, Anbar, Annuttamar, dan Daumatul Jandal.
§    Syiria dipimpin Zaid Bin Haritsah berhasil menguasai negeri Qudho’ah. Selain itu, di Palestina dipimpin Amr Bin Ash, di Roma dipimpinn Ubaid Bin Jarroh, di Damaskus dipimpin Yazid Bin Mu’awiyah, di Yordania dipimpin Syurrohbil Bin Hasanah, serta adanya perang Yarmuk, pasukan Romawi dipimpin Heraklius. Perang ini baru berakhir pada masa Umar Bin Khottob.
C.       UMAR BIN KHOTTOB
Beliau lahir di Makkah tahun 40 sebelum Hijroh. Ayahnya bernama Nufail bin Abdul Uzza Al Quraisyi (suku Bani Adi). Ibunya Hantamah binti Hasyim bin Al-Maghiroh bin Abdillah.Silsilahnya dengan Rosululloh pada generasi ke-8. Umar seorang pemuda Quraisy yang gagah, kuat, dan pemberani. Beliau masuk Islam pada usia 27 tahun.
Menurut Ibnu Mas’ud: Keislaman Umar adalah kemenangan yang nyata bagi Islam, hijrohnya adalah suatu perolongan, dan pemerintahannya adalah rohmat.
1.        Proses Pengkatannya sebagai Kholifah
Abu Bakar jatuh sakit selama 15 hari pada musim panas (634 M). Abu Bakar merasa yakin bahwa tidak ada seorangpun yang lebih pantas memangku jabatan kholifah pengganti drinya kecuali Umar Bin Khottob. Kemudian Abu Bakar bermusyawarah dan masyarakat Ilam menyetujuinya.
Kemudian Abu Bakar memanggil Usman Bin Affan dan menyuruhnya membacakan naskah yang berisi penunjukan Umar bin Khottob sebagai penggantinya. Abu Bakar meninggal pada hari Senin, 23 Agustus 634 M.
2.        Kepemimpinan dan Kebijakan
a.        perluasan wilayah
635 M
Damaskus (ibukota Syiria)
641 M
1.        Iskandariyah (Ibukota Mesir)
2.        Mosul
636 M
Byzantium (melalui perang Yarmuk
637 M
Al Qosidiyah dilanjutkan ke ibukota Persia, Al Madain.

Mesir : Amr bin Ash

Irak : Sa’ad bin Abi Waqash

sehingga wilayah yang berhasil dikuasai : Jazirah Arab, Palestina, Syiria dan sebagian Palestina dan Mesir.
b.        meletakkan prinsip keadilan
Umar bin Khottob mengirim surat kepada Abu Musa Al Asy’ari (Hakim Kufah), yang isinya tentang Prinsip-prinsip perkara di Persidangan dalam lingkungan peradilan.
Surat tersebut menjadi peradaban yang tinggi, karena prinsip peradilan itu di pergunakan sampai sekarang.Untuk itu Umar Bin Khottob dijuluki sebagai Bapak Peradilan.
c.        Pembagian kekuasaan
·          Kufah  : Sa’ad Bin Abi Waqosh
·          Basrah : Athbah Bin Khazwaz
·          Fustat (Mesir)       : Amr Bin Ash
d.        membentuk beberapa dewan
1.        Baitul Mal ( perbendaharaan negara)
bertugas mengatur masuk keluarnya uang sehinnga keuangan terkontroldengan baik.
2.        Dewan ankatan perang
bertugas mencatat nama-nama tentara dan yang memberi gaji tentara.
e.        menetapkan tahun Hijriyah sebagai tahun Islam.
f.         membangun beberapa masjid
·          Masjid Al Ahram
·          Masjid Al Aqsa
·          Masjid An-Nabawi
·          Masjid Amr Bin Ash (Mesir)

D.       USMAN BIN AFFAN
Beliau lahir di Makkah pada tahun ke-6 setelah kelahiran Rosul. Termasuk kabilah Ummah suku Quraisy. Ayahnya Affan Bin Umayyah Bin Abdi Syam Bin Abdi Manaf. Gelarnya Dzun Nuraini artinya mempunyai 2 cahaya. karena telah menikahi 2 putri Rosululloh sekligus yaitu Ruqoyyah dan Ummu Kulsum.
1.        Proses Pengangkatan sebagai Kholifah
Umar  bin Khottob meninggak ditikam oleh Peroz (Abu Lu’luah), dan bertahan 3 hari setelahnya. Untuk menentukan penggantinya beliau membentuk tteam 6 sahabat anggota formatur, yaitu:
·          Usman bin Affan
·          Ali Bin Abi Tholib
·          Thalhah bin Ubaidillah
·          Zubair bin Awwam
·          Abdur Rahman bin Auf
·          Saad bin Abi Waqosh
Umar juga mengankat anaknya sebagai anggota disertai hak pilih tanpa berhak dipilih, yaitu Abdullah bin Umar. Dan yang diangkat sebagai Kholifah adalah Usman Bin Affan.
2.        Kebijakan dan Kepemimpinan
a.        perluaasan wilayah
·          Khurasan dipimpin Saad bin Al Ash dan Hudzaifah bin Yaman
·          Armenia dipimpin Salman Rabi’ah Al-Bahy
·          membebaskan Afrika Utara dari bangsa Romawi dipimpin Abdullah bin Saad bin Abi Sarah.
Sehingga pada masa Usman bi Affan wilayah timur sampai Armenia dan Azerbijan, dan wilayah barat sampai Tripoli.
b.        kodifikasi/pengumpulan Al-Qur’an
Latar belakang: karena adanya perbedaan Qira’at (baca) Al-Qur’an yang menimbulkan perceokkan antara murid dan guru. Untuk itu beliau membentuk paniatia (Lajnah) yang bertugas menyalin mushaf Al-Qur’an yang disimpan dirumah Hafsah.
Kemudian mushaf tersebut disalin oleh Zaid bin Tsabit. setelah selesai diberikan kepad Hafsah lagi, yang lainnya dikirim ke Makkah, Madinah, Basrah, Kufah, dan Syiria, dan satu disimpan dirumah Usman dengan Mushaf Al Imam.
c.        otonomi daerah
Pada saat Abu Bakar dan Umat bin Khottob wilayah dibagi 2, yaitu yang mempunyai otonomi penuh yang dipimpin Amir, dan wilayah yang tidak mempunyai otonomi penuh yang dipimpin Wali. Sedangkan zaman Usman semua wilayah mempunyai otonomi penuh yang dikepalai Amir.
d.        membentuk Angkatan Laut
Atas usul Mu’awiyah Bin Abi Sofyan (Gubernur Damaskus) menyetujui pembentukan Armada Laut yang dilengkapi personil dan sarana yang memedai.

E.       ALI BIN ABI THOLIB
Lahir di kota Makkah tahun 13 setelah kelahiran Rosululloh. Ketika Muhammad diangkat menjadi Rosul, Ali berumur 13 tahun. Dia anak pertama yang masuk Islam.
1.        Proses Pengangkatan sebagai Kholifaah
Usman meninggal, terjadi kefakuman kholifah selama 3 hari. Golongan yang anti dengan pengangkatan Ali sebagai Kholifah Sangat kecil yaitu keluarga Umayyah. Dan karena ada desakan dari bawah Ali diangkat menjadi Kholifah.
2.        Kebijakan dan Kepemimpinan
a.        mengganti para Gubernur yang diangkat Usman bin Affan
·          Syira diganti oleh Sahl bin Hanif
·          Basroh diganti oleh Usman bin Hanif
·          Mesir diganti oleh Qais bin Saad
·          Kufah diganti oleh Umrah bin Syihab
·          Yaman diganti oleh Ubaidah bin Abbas
b.        menarik kembali tanah milik negara yang diberikan kepada keluarga Usman bin Affan
c.        perbaikan ilmu bahasa
Beliau memerintahkan Abdul Aswad Ad Duali menyusun pokok ilmu Nahmu (Qoidah Nahwiyah).
F.        KEMAJUAN-KEMAJUAN MASA KHULAFAURROSYIDDIN
1.        Pada masa Kholifah Umar bin Khottob telah berhsil menyusun Organisasi Negara, yaitu:
a.        Al Nizam Al-Siyasi ( Organisasi Politik), terdiri dari:
·          Al-Wizarat               : menteri pembantu kholfah bidang pemerintahan
·          Al-Kitabat                : sekertariat negara
b.        Al Nizam Al-Idary (Organisasi Tata Usaha Negara)
c.        Al Nizam Al-Amaly (Organisasi keuangan Negara)
d.        Al Nizam Al-Harby (Organisasi ketentaraan)
e.        Al Nizam Al-Qoha’i (Organisasi kehakiman)
2.        Berkembangnya ilmu Qiro’at yaitu ilmu tentang cara membaca Al-Qur’an
3.        Adanya kodifikasi mushaf Al-Qur’an.
4.        Lahirnya sejumlah cara pengangkatan sebuah pemimpin dengan musyawarah untuk mencapai mufakat dan penunjukan sebuah tim formatur.




0 komentar:

Poskan Komentar